Siapa sih yang ga’ pernah marah? Emosi? Ga’ ada kan…..? Coz, semua orang di dunia ini pasti pernah marah. Apa yang dirasain pas marah? Yang pasti sebel, BT, sensitif, pokoknya bawaannya tu ga’ enak lah, nyebelin banget gitu. Aku ndiri ja suka (bahkan sering X) marah. Ya itulah tabiat manusia. Manusia ga’ akan bisa lepas ma yang namanya emosi. Karena emosi dan marah tu benernya ga’ ada yang ngelarang, tu hak setiap orang. Pi tergantung kitanya, marah tu akankah dilampiaskan ma hal2 yang negatif, atau justru kita jadiin sebagai upaya tuk mencoba jadi lebih sabar ngadepin sesuatu, alias gimana caranya kita nahan tu emosi biar ga’ keluar sembarangan. Ya kan……….????

“Bukanlah orang yang kuat itu adalah seorang pegulat, namun yang disebut orang yang kuat adalah mereka yang bisa mengendalikan amarahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kita gak dilarang tuk marah, tapi kita diperintahkan untuk mengendalikannya agar tidak sampai menimbulkan efek yang negatif. Dalam riwayat Abu Said Al-Khudri Rasulullah SAW bersabda : “Sebaik-baik orang adalah yang tidak mudah marah dan cepat meridhai, sedangkan seburuk-buruk orang adalah yang cepat marah dan lambat meridhai.” (HR. Akhmad).

Cara untuk meredam atau mengendalikan kemarahan :

  • Membaca Ta’awudz. Rasulullah bersabda : “Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu A’uudzu billahi minasy syaitaa nirrajiim, yang artinya Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.” (HR. Bukhari Muslim).
  • Berwudhu. Rasulullah bersabda : “Kemarahan itu dari syetan, sedangkan syetan tercipta dari api, api hanya akan padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudhulah.” (HR. Abu Dawud).
  • Duduk. Dalam sebuah hadist dikatakan : “Kalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertidurlah.” (HR. Abu Dawud).
  • Diam. Dalam sebuah hadist dikatakan : “Ajarilah (orang lain), mudahkanlah, jangan mempersulit masalah, kalau kalian marah maka diamlah.” (HR. Ahmad).
  • Bersujud, artinya shalat sunnah dua rakaat. Dalam sebuah hadist dikatakan : “Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah di lehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud).” (HR. Tirmidzi).

Semoga ja ne bisa bermanfaat tuk diri aku ndiri khususnya, dan yang baca juga. Ne aku juga gi ngelatih diri aku ndiri biar ga’ jadi orang yang mudah emosi. Karena benernya jadi orang yang sabar dan ga’ mudah emosi tu lebih menyenangkan, hatipun tenang, pikiran juga. Kalo marah pokoknya bawaannya ga’ enak semua, serba salah semua, ga’ bisa happy. Beda banget kalo kita ne sabar dan berlapang dada dalam menghadapi semua masalah yang ada.